30 rumah terendam banjir di Agam, di tengah wabah corona

Banjir di Agam
Lubuk Basung (SUARAPERJUANGAN.ID) - Sebanyak 30 unit rumah di Jorong Gantiang, Nagari Sitanang, Kecamatan Ampeknagari, Kabupaten Agam, Sumatera Barat terendam banjir setinggi 40 centimeter sampai satu meter akibat meluapnya air sungai batang gantiang setelah curah hujan tinggi, Minggu (5/4) subuh.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Agam, Syafrizal di Lubukbasung, Minggu mengatakan 30 unit rumah itu dihuni sekitar 150 orang.

"Satu unit rumah atau satu kepala keluarga dihuni sekitar empat jiwa orang," katanya.

Ia mengatakan, BPBD setempat telah mengerahkan Satgas untuk melakukan pendataan ke lokasi.

Selain itu melakulan evakuasi menggunakan perahu kepada korban ke daerah lebih aman.

"Mereka kita evakuasi ke rumah keluarga yang aman dari banjir dan saat ini air sudah mulai berkurang," katanya.

Ia menambahkan, banjir merendam rumah warga akibat meluapnya sungai batang gantiang setelah curah hujan tinggi melanda daerah itu semenjak Sabtu (4/4) malam.

Tidak ada korban jiwa akibat kejadian itu dan untuk kerugian material sedang di data.

"Kita masih melakukan pendataan terkait kerugian material akibat kejadian itu," katanya.

Pihaknya mengimbau warga yang tingga di sepanjang aliran sungai, dataran rendah, pergunungan dan lainnya untuk meningkatkan kewaspadaan dengan cara segera mengungsi ke daerah lebih aman.

"Ini harus dilakukan agar tidak menjadi korban banjir dan longsor," katanya. (*)

Post a Comment

0 Comments