Kasus Positif Korona Kembali Meningkat di Setu,Plt Camat Ingatkan Masyarakat Terapkan Protokol Kesehatan

Kasus Positif Korona Kembali Meningkat di Setu, Plt Camat Ingatkan Masyarakat Terapkan Protokol Kesehatan

Kantor camat Setu


Bekasi,suaraperjuangan.id
Jelang Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB)  atau new normal di Kabupaten Bekasi, kasus terkonfirmasi positif Covid-19 malah meningkat di Kecamatan Setu. Sebanyak lima orang positif korona di mana sebelumnya hanya dua orang per 12 Juni 2020.

Terdapat empat desa yang terdapat terkonfirmasi kasus positif, yaitu Desa Ciledug sebanyak 2 orang, Desa Burangkeng, Desa Cikarageman,  Desa Ragemanunggal, masing-masing satu orang.

Hal tersebut dibenarkan Juru Bicara Pusat Informasi dan Komunikasi Covid-19 Kabupaten Bekasi (Pikokabsi), dr. Alamsyah ketika dikonfirmasi. Ia menjelaskan untuk pasien asal Desa Burangkeng dirawat di Rumah Sakit Kartika Husada.

Pelaksana Tugas (PLt)  Camat Setu,  Iman Santoso mengatakan ia sudah melakukan rapat koordinasi dengan Kepala Puskesmas 1 dan 2 di Kecamatan Setu. Ia meminta masyarakat tetap menjalankan protokol kesehatan.

“Saat ini kita masih dalam Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB)  Proporsional. Saya harap warga tetap tenang, protokol kesehatan harus tetap dijalankan. Kita selalu imbau secara tertulis atau langsung,” kata Iman.

Iman meminta pemerintah desa (pemdes) juga aktif dalam mensosialisasikan protokol kesehatan ke masyarakat.

“Di desa juga kita sosialisasikan dan pemdes mensosialisasikan ke RT/RW warga.  Protokol kesehatan harus tetap dijalankan, warga wajib pakai masker ketika keluar rumah dan sering cuci tangan,” tuturnya.

Iman menjelaskan jelang AKB bukan berarti masyarakat berkegiatan normal seperti sediakala.

“Satgas desa juga harus tetap dimaksimalkan,  karena memang belum ada pembubaran,”tegasnya.

Pelayanan di desa wajib diperketat protokol kesehatan,  Iman mengatakan staf desa harus menggunakan alat pelindung diri yaitu masker dan face shield.

“Pelayanan di desa tetap harus jaga jarak. Kontak fisik harus dikurangi,” tuturnya.( Red)

Post a Comment

0 Comments