Siapa Para Pemilik 'Golden Tiket' di Pilkada Medan

Siapa Para Pemilik 'Golden Tiket' di Pilkada Medan


Medan,suaraperjuangan.id
Pilkada Kota Medan selalu menarik untuk disimak. Keikutsertaan sejumlah tokoh menjadikan isu Pilkada Medan menjadi bahasan mendalam setiap orang,  dari gedung parlemen hingga ke kedai kedai kopi pinggir jalan.

Hingga hari ini belum ada satu pun, yang secara jelas menerima 'Golden Tiket' untuk bersaing di Desember mendatang. Sampai hari ini ada sejumlah nama yang berseliweran dari mulai Media Sosial, hingga warung kopi. Sosok bakal Calon Wali Kota Medan saat ini yang paling kencang terdengar saat adalah Bobby Nasution, kemudian Akhyar Nasution, kemudian Ihwan Ritonga dan H.Salman Alfarisi.  Sementara itu  untuk Bakal Calon Wakil Walikota mencuat anama Aulia Rachman, kemudian Fitriani Manurung, Sutarto dan Robby Barus.

untuk petanya mari kita ulas satu persatu :

Bobby Nasution, Pamornya memang tidak diragukan, namanya mampu 'membetot' mata publik untuk memperhatikannya. Banyak nilai plusnya, Menantu Presiden Joko Widodo ini dikenal santun, hanya saja banyak publik yang meragukannya karena ia merupakan pendatang baru di kancah Politik Kota Medan.

Hal yang lumrah memang, seorang pendatang baru diragukan. Tapi komitmennya untuk terus bersaing dalam bursa politik Pilkada Kota Medan saat ini meyakinkan masyarakat Kota Medan bahwa dia anak muda yang serius dan pantang menyerah.

Dipublik, Bobby mengaku sudah mengantongi 'Golden Tiket' dari Golkar, Nasdem, PPP dan Hanura, Gerindra, bahkan kabarnya juga PDI Perjuangan. Hari ini, Bobby muncul akan berpasangan dengan Aulia Racham seperti pernyataan yang dilontarkan pihak Gerindra.

Jika Bobby perpasangan dengan Aulia Rachman, publik menilai PDI P akan minggat dari koalisi besar ini. Alasan mendasar karena Bobby bukan kader tulen PDI Perjuangan. Informasinya akar rumput PDI P bergejolak melihat perkembangan saat ini dimana jika Bobby-Aulia benar benar dikawinkan maka PDI P wajib hengkang.

Begitu juga sebaliknya, jika Bobby ingin mendapatkan restu PDI P maka pasangannya harus dari PDI Perjuangan. Ada sejumlah nama yang disebut-sebut pantas menjadi pendamping Bobby diantaranya Sutarto, Fitriani Manurung dan Robby Barus.

Akhyar Nasution, Politisi yang baru saja dipecat PDI P ini kerap menjadi tokoh yang dinilai paling baik elektabilitasnya. Disamping sebagai calon Petahanan, Akhyar juga merupakan politisi senior di PDI P. Apalagi Akhyar merupakan tokoh Marhaen Kota Medan.

Hingga perkembangan saat ini, Akhyar mengklaim mendapatkan 'Golden Tiket' dari Partai Demokrat, sementara itu PKS meski sudah berkomunikasi secara intens belum menyatakan secara jelas soal posisi Akhyar di Pilkada Medan apakah sebagai Calon Wali Kota atau Wakil Wali Kota.

Ikhwan Ritonga, Politisi Gerindra ini disebut-sebut sebagai generasi terbaik partai besutan Mantan Danjen Kopassus. Ikhwan sampai saat ini dikabarkan terus berjuang mendapatkan'Golden Tiket' Pilkada Medan di Jakarta.

Salman Alfarisi, Politisi senior PKS ini disebut-sebut menjadi Calon Potensial Wali Kota Medan dari PKS. Sepakterjangnya di dunia politik tidak diragukan lagi. Selain sosoknya yang religius, karir Salman di dunia politik terbilang moncer. Ia pernah menjadi anggota DPRD Medan 2 periode, kemudian saat ini dipercaya menjadi Wakil Ketua DPRD Sumut, dia juga memegang  sejumlah jabatan strategis di partainya dengan merangkap dua jabatan seksi di PKS yakni, Ketua DPD PKS Kota Medan dan Ketua MPW PKS Sumut. 'Golden Tiket' bisa saja didapatkan Salman, jika PKS mampu meyakinkan minimal tiga kursi partai lainnya. Dan saat ini kemungkinan itu terjadi, jika Demokrat menyerahkan dukungannya terhadap PKS.

Tak berbeda dengan bursa Wali Kota. Bursa Wakil Walikota juga tak kalah sengitnya.

Aulia Rachman, namanya mencuat diakhir akhir menjelang pendaftaran. Namanya tidak pernah masuk dalam daftar tokoh yang mendaftar secara resmi ke Gerindra. Namanya konon dibawa atas Lobbi Bobby Nasution yang menginginkan menjadi pendampingnya.

Aulia Racham merupakan politisi pendatang baru, saat ini menjabat sebagai anggota DPRD Medan dan dipercaya menjadi Ketua Komisi 2. Aulia sendiri merupakan anggota DPRD Medan dari Gerindra dengan perolehan suara cukup signifikan di daerah pemilihanya di kawasan Utara Kota Medan. Namun belakangan namanya tercoreng dengan kasus surat permintaan bantuan kepada salah satu perusahaan di Medan Utara yang menyeretnya ke Badan Kehormatan DPRD.

Sutarto, Sekjen DPD PDI P Sumut ini disebut-sebut menjadi salah satu yang bakal disodorkan PDI Perjuangan. Sutarto diyakini menjadi refresentasi masyarakat Jawa di Kota Medan.

Fitriani Manurung, politisi perempuan ini melejit namanya setelah bursa penjaringan calon Wali Kota dan Wakil Walikota Medan dibuka sejumlah partai. ia mendaftarkan secara resmi ke PDIP sebagai calon Wakil Walikota Medan.

Fitriani Manurung saat ini menjabat sebagai Wakil Ketua DPC PDI P Medan sekaligus Ketua Majelis Taklim DPC PDI P Medan. Fitriani Manurung merupakan pemegang gelar Doktor Pendidikan Dasar Unimed ini disebut-sebut merupakan calon paling potensial disodorkan PDI P untuk Bobby Nasution. Dengan intelektualitas yang dimiliki, Fitriani Manurung diyakini bisa menjadi Vote Gatter bagi pasangannya. Fitriani Manurung juga diyakini bisa menarik suara suku Batak terutama Toba yang persentase di Medan mencapai lebih dari 20 persen.

Robby Barus, meski tidak ikut bursa penjaringan dipartainya PDIP namanya mencuat belakangan ini. Anggota DPRD Medan ini disebut-sebut bakal mendamping Bobby Nasution di Pilkada Medan. Robby Barus sendiri merupakan Ketua Fraksi PDI P Kota Medan sekaligus Sekretaris DPC PDI P Kota Medan.

Post a Comment

0 Comments