Pilkada di Masa Pendemi Covid -19,Hak Memilihpun Seolah -Olah Semakin di Persulit

Pilkada di Masa Pendemi Covid -19,Hak Memilihpun Seolah -Olah Semakin di Persulit

Batam,Suaraperjuangan.id-Seorang warga di Sei Binti Kecamatan Sagulung T.Parlin.S yang juga ketua Tim Relawan Formansis  No 1 Kota Batam dan Kepulauan Riau cukup merasakan kecewa  dengan KPPS dan KPU Kota Batam dan  Kepulauan Riau.pasalnya beliau dan keluarga  tidak bisa memilih  di TPS Sei Binti Kecamatan Sagulung,Setelah didata alasannya karna KTP saya dan keluarga  di Sungai Langkai,padahal Saya dan keluarga sudah 17 Tahun tinggal disei Binti Kecamatan Sagulung dan Sudah 3 kali ikut dalam pemilihan Legislatif dan Pilpres,(29/09/2020).

"Menurut saya ini cukup sangat tidak masuk diakal dan cukup mengecewakan hati masyarakat Kota Batam dan Kepulauan Riau."kata Parlin Saat di Comfirmasi awak media Suaraperjuangan.


"Apa bedanya pemilihan yang  dulu dengan pemilihan yang sekarang?? dan kenapa dulu saya bisa milih disei Binti sekarang tidak boleh??".


Lanjutnya,Menurut saya ini cukup mengecewakan masyarakat, kenapa tidak ada pemberitahuannya saat saya tanya juga pihak KPPS tidak aja jawabannya,menurut saya  contoh  hal yang seperti inilah cukup mengecewakan masyarakat Kota Batam dan Kepulauan Riau terutama saya dan keluarga yang memiliki 6 hak memilih, sudah jelaskan sangat merugikan salah satu paslon sehingga suara pemilihpun menjadi merosot.


Apa lagi sekarang kita sedang dilanda Pandemi Covid-19,Seharusnya dipermudah bukan dipersulit  seperti ini,ya kalau ada perubahan setidaknya ada pemberitahuan dahulu kemasyarakat sebelum pendataan,agar masyarakat tau dan tidak golput ,sehingga pemilihan Cawako Kota Batam dan Cagub dikepri berjalan dengan baik,tegasnya.


"seharusnya pada masa pandemi ini sebaiknya warga memilih diwilayah masing masing.atau di RT masing masing untuk mendukung program pemerintah dalam memutus rantai pendemi Covid 19 tsb.

"Karena menurut saya sapapun yang menang untuk jadi Wali Kota  Batam dan Gubernur Provinsi Kepulauan Riau Nantinya itulah Wali Kota dan Gubernur Kita bersama,Tapi harapan saya jangan dipersulit,kalau ada perubahan baiknya ada pemberitahuan dahulu,tutupnya.
(Red) 

Post a Comment

0 Comments