Angin Puting Beliung, Ratusan Rumah di Babelan dan Kaliabang Rusak.

Angin  Puting Beliung, Ratusan Rumah di Babelan dan Kaliabang Rusak.

Bekasi,Suaraperjuangan.id– Kerusakan melanda ratusan rumah di wilayah Pondok Ungu Permai, Kelurahan Kaliabangtengah, Bekasi Utara; dan Desa Babelankota, Babelan; akibat puting beliung, Jumat (23/10/2020).

Informasi sementara menunjukkan 109 rumah di Kaliabangtengah rusak akibat angin kencang yang terjadi pada siang ini.

Sementara di Babelan, di Desa Babelankota, ada 38 rumah dari 4 RT yang mengalami kerusakan, dan di Kelurahan Bahagia ada 55 rumah yang mengalami kerusakan, ditambah bagian atap SMPN 3 Babelan yang rusak sebagian.

Angin kencang datang sekitar pukul 13.10 didahului oleh hujan. Angin datang dari arah barat daya.

Di Kaliabang, sejumlah warga terlihat memindahkan barang berharga dari rumah rusak.

“Tadi kejadian hujan dan di sertai angin kencang sekitar jam 1 siang,” terang Apit, pemilik rumah,Kepada awak media Suaraperjuangan.


Hujan yang turun Jumat (23/10/2020) siang di sejumlah wilayah Kota dan Kabupaten Bekasi disertai angin kencang. Di Pondok Ungu Permai di dekat marakas, Babelan, diterjang angin besar, yang menerbangkan benda-benda di sekitar lokasi. "Hujan gede, angin besar. Sampah-sampah berterbangan. Pondok Ungu Permai Hujan Besar" kata perekam salah satu video yang dibagikan Yeksa Sarkeh Candra di Facebook, Jumat (23/10). Sementara itu warga lain bertakbir berulang-ulang dalam kondisi yang mencekam itu. 

"Lindungilah kami ya Allah!" ucap warga di lokasi. Angin kencang itu mampu membuat gerobak pedagang kaki lima terjungkal. Motor yang terparkir di sisi jalan pun langsung terjatuh. Orang-orang menyelamatkan diri mencari tempat yang aman. Menurut informasi terkini, angin puting beliung itu merusak sejumlah rumah warga, gerobak pedagang, kendaraan, dan bangunan lain. Belum ada informasi lebih lanjut mengenai dampak bencana ini dari otoritas setempat. 

Menurutnya, angin berasal dari barat dan tidak berlangsung lama angin kembali lagi ke arah barat."Kejadian sekitar 10 hingga 15 menit untuk angin ya,"imbuhnya.

"Ini rumah saya habis atapnya bagian dapur, tapi alhamdulilah barang-barang tidak ada yang hilang tapi kebasahan semua," sambungnya.

Dirinya meminta pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi agar memberikan bantuan atas kejadian yang terjadi hari ini.

Sementara itu, Pemerintah Kota (Pemkot) hingga kini masih melakukan pendataan terkait kerusakan akibat bencana.(Red)

Post a Comment

0 Comments