Angota DPR RI Mayjen TNI. Mar, (Purn) Sturman Panjaitan, S.H. Sosialisasikan 4 Pilar Kebangsaan di Hotel Radisson,Kota Batam,Kepulauan Riau.

Angota DPR RI Mayjen TNI. Mar, (Purn) Sturman Panjaitan, S.H. Sosialisasikan  4 Pilar Kebangsaan di Hotel Radisson,Kota Batam,Kepulauan Riau.

Batam,Suaraperjuangan.id - Empat Pilar Kebangsaan yang terdiri atas Pancasila, Negara Kesatuan Republik Indonesia, Undang-Undang Dasar 1945, dan Bhineka Tunggal Ika harus terus disosialisasikan agar terpatri dalam kehidupan masyarakat, kata anggota DPR RI Perwakilan Kepulauan Riau Mayjen TNI. Mar, (Purn) Sturman Panjaitan, S.H.

"Empat Pilar Kebangsaan yang biasa disebut Empat Dasar Bernegara merupakan satu kesatuan nilai gerak dari berbangsa dan bernegara yang terus dan perlu disosialisasikan kepada masyarakat agar terpatri dalam diri dan benak masyarakat serta kehidupan mereka," katanya.

Dia mengatakan hal itu saat Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di Hotel Radisson Kota Batam,Provinsi Kepulauan Riau, yang diikuti  Ketua DPD Pemuda Batak Bersatu Kepulauan Riau Mitra Sianipar Serta Jajaran,Ketua DPC Pemuda Batak Bersatu Kota Batam Martua Susanto Manurung,S.
Kom serta Jajaran,Ormas Banteng Muda Indonesia(BMI) Kota Batam Serta Jajaran dan Persatuan Jawa Batak Tionghoa (Pejabat)Kota Batam.(27/11/2020)


Lebih lanjut, Mayjen TNI. Mar, (Purn) Sturman Panjaitan, S.H. mengatakan Empat Pilar Kebangsaan merupakan salah satu acuan penting yang terus disampaikan kepada masyarakat untuk dijadikan sebagai landasan pikir dan gerak.

"Oleh karena itu, kematangan berpikir dalam memahami konsep Empat Pilar Kebangsaan menjadi dasar dari kelembagaan masyarakat dalam bersosialisasi sehingga tidak menjadi antipati dalam perubahan atau menjadi penonton di tengah perubahan, melainkan dapat mengambil peran strategis dalam perubahan tersebut,"pungkasnya.

Ia mengatakan sosialisasi tersebut perlu dilakukan secara rutin sebagai upaya untuk menyampaikan nilai-nilai dari Berbangsa dan Bernegara.

Dengan demikian dalam perjalanannya, kata dia, tidak ada lagi kesalahpahaman dalam Berbangsa dan Bernegara yang sangat kompleks karena hadangan dari perubahan zaman yang melibatkan teknologi informasi serta bergerak begitu cepat, sehingga sangat mudah untuk mengetahui perkembangan zaman dari waktu ke waktu.

Menurut dia, masyarakat Indonesia dengan kultur yang kuat perlu menjadi ciri dan corak khas dalam bergaul dengan perubahan zaman tersebut, sehingga NKRI dapat menjadi tempat yang aman dan ramah bagi siapa saja yang datang.

"Ajaran tentang toleransi, tenggang rasa, dan kegotongroyongan harus menjadi landasan pergaulan agar tidak terjadi inharmonisasi dalam kehidupan bermasyarakat," katanya.

Terkait dengan hal itu,Mayjen TNI. Mar, (Purn) Sturman Panjaitan, S.H. mengatakan modal utama dari Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan adalah tercapainya rujukan yang baik bagi masyarakat dalam menghadapi segala bentuk perubahan.

Ia mengharapkan sosialisasi tersebut dapat memberikan dampak positif terhadap cara pandang semua Organisasi  yang di Kepulauan Riau dalam kehidupan Berbangsa dan Bernegara.

"Selalu terapkan Protokol kesehatan sesuai anjuran Pemerintah pusat dan pemerintah Daerah Pakai masker ,Jaga jarak dan selalu jaga kesehatan,agar wabah Covid -19 ini cepat berlalu dan kita bisa kembali beraktivitas seperti biasanya,"Tutup Mayjen TNI. Mar, (Purn) Sturman Panjaitan, S.H.

(Riyo E Nababan)

Post a Comment

0 Comments