Kontraktor Akui Biaya Pembuatan WC Sekolah di Bekasi Cuma Habis Rp47 Juta Perunit.




Bekasi,Suaraperjuangan.id– Sorotan proyek pembangunan sarana penunjang pendidikan dari Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Kabupaten Bekasi sebanyak 488 WC disetiap sekolah dari pagu anggaran Rp200 perunit yang menyedot anggaran sebesar Rp98 miliar bersumber APBD-P Kabupaten Bekasi Tahun 2020 semakin terkuak.

Pasalnya, GN salah satu pihak kontraktor mengaku, untuk pembangunan perunit WC sekolah berikut uang koordinasi lapangan dan setoran 10 persen untuk Kepala Bidang Bangunan Negara dari Rp198 – Rp196,8 juta setelah dipotong pajak sampai selesai hanya menghabiskan modal Rp47 juta.


“Kita sebagai kontraktor ada kerjaan ya kita kerjakan, tapi kalau bakal ikut terlibat kita ngak mau, karena kita membangun hanya menghabiskan biaya Rp47 juta perunit. Soal kenapa dianggarkan segitu ya itu Pemerintah,” kata GN,Minggu (13/12/2020).

Nilai segitu, sambung GN, sudah berikut kelengkapan dan bahan material juga jasa tukang dan dipotong fee 10 persen orang dalam awal ketika ingin mendapatkan pekerjaan tersebut.


Ya, memang cuma habis Rp47 juta dengan bangunan seukuran 3,50 m x 3,60 m. Nah kata orang kita menang banyak, soal pembangunan WC dengan nilai ratusan juta dan sekarang akhirnya viral menjadi sorotan public,” ungkap GN.

Meski begitu, lanjut GN, dia tidak mau ikut terlibat jika kemudian hari bakal berurusan dengan lembaga hukum. Sebab, sebagai pihak pelaksana atau kontraktor dia hanya mencari rezeki kelebihan dari pekerjaan tersebut.

“Ya, memang si nilai anggarannya ngak masuk akal perunit Rp196,8 juta, karena saya juga pernah ngerjain proyek Rutilahu dibawah Rp25 juta juga udah permanen,” pungkasnya. (Redaksi)


Post a Comment

0 Comments