Musrenbang Kecamatan, Camat Tamsel Prioritaskan Solusi Banjir dan Penguatan Ekonomi.


Bekasi,Suaraperjuangan.id – Pemerintah Kabupaten Bekasi mulai melakukan penjaringan aspirasi tingkat kecamatan melui Musyawaran Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) untuk merencanakan program kerja tahun anggaran (TA) 2022. Musrenbang TA 2022 dilakukan secara virtual yang dilakukan di 23 kecamatan.

Dalam musrenbang yang dilakukan, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, memilih untuk fokus terhadap program prioritas terhadap program solusi penanganan dan pencegahan banjir serta penguatan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

“Selain prioritas infrastruktur perbaikan sarana publik, pendidikan dan kesehatan, kami juga fokus terhadap usulan kegiatan pembangunan penanganan banjir, seperti pembangunan folder air dan sumur resapan air, serta program pemberdayaan ekonomi bagi masyarakat,”ujar Camat Tambun Selatan Junaefi, saat memimpin musrenbang kecamatan Tambun Selatan, di Gedung Papandayan, Metlad Tambun, Tambun Selatan, Kamis (11/2/2021).

Junefi juga menjabarkan, usulan pembangunan polder atau tandon air setidaknya ada dua titik lokasi yang semuanya harus dilakukan dengan pembebasan lahan, yakni di wilayah Perumahan Dukuh Bima, Desa Lambangsari dan Wilayah Perumahan Taman Setiamekar, Desa Setiamekar, yang masing-masing folder tersebut akan berguna sebagai parkir air dari Sungai Kalijambe dan Sungai Kali Sasak.

“Tidak hanya itu, pelebaran jalan juga menjadi usulan prioritas dalam mengatasi kemacetan seperti di Jalan Raya Kompas dan pembangunan jalan sisi bantaran Kali Baru sekaligus dalam rangka normalisasi sungai tersebut,”tambahnya.

Terkait usulan program pembangunan yang masuk dalam musrenbang TA 2022 di Kecamatan Tambun Selatan, Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bekasi M. Nuh menilai, apa yang menjadi prioritas usulan oleh Camat Tambun Selatan adalah salah satu bentuk kepekaan dan penguasaan seorang camat terhadap persoalan yang ada di wilayah Tambun Selatan.

Menurutnya, apa-apa yang menjadi usulan program yang disampaikan Camat Tambun Selatan adalah bentuk langkah-langkah dalam mengatasi solusi persoalan yang memang saat ini menjadi persoalan di wilayah Tambun Selatan. Contoh saja dalam persoalan penanganan banjir, sejatinya pengusulan folder air dan sumur resapan adalah usulan yang tepat dan memang akan memiliki dampak bukan saja terhadap pencegahan banjir, tetapi juga bisa bermanfaat untuk menyimpan cadangan air.

“Belum lagi dengan usulan program-program pemberdayaan ekonomi. Mudah-mudahan kita berharap semua usulan bisa terealisasi dan anggaran yang dimiliki oleh Pemkab Bekasi bisa mencukupi,”ulasnya saat menghadiri Musrenbang Kecamatan Tambun Selatan.

Sekedar diketahui, musrenbang kecamatan Tambun Selatan dihadiri oleh anggota dewan dari daerah pemilihan Tambun Selatan, unsur muspika, para kepala desa, Karang Taruna, PKK, UPTD teknis, forum BBD, Dewan Masjid Indonesia (DMI), Majelis Ulama Indonesia (MUI) tingkat kecamatan, serta steek holder lainnya, guna menjaring aspirasi dan masukan-masukan program pembangunan di wilayah Tambun Selatan yang kemudian akan diusulkan untuk di bahas dalam Musrenbang tingkat Kabupaten Bekasi.(Redaksi)

Post a Comment

0 Comments