Menko Perekonomian RI Airlangga Hartarto menghadiri Acara Peluncuran Program Pemerintah Berupa Bantuan Tunai Pedagang Kaki Lima/Warung (BT-PKLW) di Medan


Medan,Suaraperjuangan.id - Menko Perekonomian RI Airlangga Hartarto bersama Menteri Keuangan Ibu Sri Mulyani Indrawati , Kabareskrim Polri Bapak Komjen Agus Adrianto, Gubernur Sumut Bapak Edy Rahmayadi,Wakil Gubernur Sumatera Utara Bapak Musa Rajekshah dan Wali Kota Medan Bapak Bobby Nasution  serta sejumlah pimpinan Komisi dan anggota DPR RI menghadiri acara peluncuran program pemerintah berupa Bantuan Tunai Pedagang Kaki Lima/Warung (BT-PKLW) yang berlangsung di Polrestabes Kota Medan, Sumatera Utara,Jumat (10/09/2021).

UMKM, pedagang kaki lima, warung dan pelaku ekonomi masyarakat bawah adalah masyarakat kita yang terdampak oleh berbagai pembatasan dikarenakan pandemi Covid-19. Hal ini tentunya menjadi perhatian utama dari Bapak Presiden Joko Widodo. 

Untuk itu, Menko Perekonomian RI Airlangga Hartarto mengatakan,pemerintah mengeluarkan kebijakan dengan meluncurkan program BT-PKLW yang secara spesifik menyasar kabupaten dan kota yang terkena PPKM Level 4. Para penerima bantuan tersebut adalah PKL dan Warung yang belum mendapatkan bantuan melalui skema Bantuan Pelaku Usaha Mikro (BPUM).

Harapannya, bantuan ini dapat menjadi bantalan bagi mereka yang terkena dampak untuk modal hidup dan modal kerja usaha mereka masing-masing. Bantuan ini juga diharapkan menjadi sinyal untuk menggerakkan kembali ekonomi masyarakat di tingkat bawah,ucap Menko Perekonomian RI Airlangga Hartarto.

"Saya dan Ibu Sri Mulyani tadi juga sempat berdialog dengan para penerima bantuan. Salah satunya adalah Ibu Leli Hadijah yang memiliki usaha  ayam geprek. Ia bercerita, semenjak pandemi omsetnya menurun. Biasanya bisa menjual 30 kg ayam, namun di masa PPKM yang terjual hanya 5 kg. Bantuan yang diterima akan digunakannya untuk tambahan modal usaha".

Bantuan ini akan disalurkan melalui TNI dan Polri kepada 1 juta pelaku usaha mikro yang masing-masing akan mendapatkan sebesar Rp 1,2 juta. TNI dan Polri akan melakukan pendataan dan menyalurkan bantuan tersebut langsung ke masyarakat. Penyaluran bantuan oleh TNI dan Polri ini dilakukan melalui sistem aplikasi yang mengedepankan prinsip transparansi dan akuntabilitas,pungkasnya.

"Peluncuran di Medan ini adalah uji coba dikarenakan peran strategis Medan sebagai episentrum perekonomian di pulau Sumatera".

(Riyo E.Nababan)


Post a Comment

0 Comments