Meyske Yunita Sekjen Setya Kita Pancasila, "Brigjen TNI Junior Tumilaar,S.I.P,.MM Adalah Sosok Pejuang Bagi Rakyat Kecil"


Jakarta,Suaraperjuangan.id - Sekjen Setya Kita Pancasila Meyske Yunita mengatakan Sosok seperti Brigjen TNI Junior Tumilaar adalah pejuang rakyat, tapi beliau mengingatkan agar masalah yang kemarin terjadi tidak perlu terlalu dipertajam,.Sehingga berpotensi menghasilkan pendapat yang kurang bijak, yang bisa menimbulkan polemik pemikiran masyarakat, Polri dan TNI adalah Dwi pertahanan semesta utama serta Ksatria bagi rakyat bangsa dan negara, dan masyarakat adalah komponen pendukungnya.

Poto : Sekjen Setya Kita Pancasila Bersama Dewan Pembina Letnan Jenderal TNI (Purn) Besar Harto Karyawan, S.H., M.Tr.

Antara TNI Polri semua saling mendukung dan tiap  institusi pasti punya SOP masing masing yang tidak dapat dicampuri atau diintervensi pihak manapun dan saya kira kita semua pasti tau itu. 

Poto : Sekjen Setya Kita Pancasila Bersama Dewan Pembina Laksdya TNI (Purn) Dr.D.A Mamahit,MSc.

Kenapa Brigjen Junior Tumilaar dipanggil Danpuspom ? Itu hanya memberikan keterangan saja terkait beliau adalah juga prajurit TNI dan TNI tentu perlu keterangan secara langsung bukan yang beredar di dunia maya ini kan bisa saja kaburkan pandangan.

Poto : Sekjen Setya Kita Pancasila Bersama Dewan Pembina Brigjen.TNI Purn Junias.L.M Tobing MSc

Begitu juga Polri mereka punya standar prosedural yang mesti mereka jalani dalam pengabdiannya sebagai penjaga ketertiban dan penegak hukum. 

Poto : Dewan Pembina Setya Kita Pancasila Irjen Pol (Purn) Dr.Ronny Franky Sompie.S.H.M.H

Meyske Yunita biasa dipanggil keke juga mengatakan, telah mendapat kabar bahwa Brigjen.Junior Tumilaar dalam keadaan sehat-sehat tidak dalam kondisi ditahan dan diinterogasi seperti layaknya pelaku kriminal melainkan dimintai keterangan saja oleh Puspomad, tuturnya.

Poto : Ketua Setya Kita Pancasila Dengan Sekjen Bersama Dewan Pembina Letjen TNI Purn Letjen TNI Dodik Wijanarko, S.H., C.Fr.A.

Ditanya soal surat terbuka yang ditujukan kepada Kapolri, Meyske Yunita menjawab,. Negara kita ini negara demokrasi dan didalam kata-kata surat terbuka itu semua kata-kata itu tidak ada yang melanggar norma dan nilai Bangsa, dan Bapak Kapolri kita itu adalah orang yang luar biasa, beliau juga Kapolri yang punya segudang Prestasi dan kinerja yang hebat sebagai Polisi,. jadi itu jangan terlalu dipermasalahkan apalagi ada pihak-pihak yang mau mengambil kesempatan dalam hal ini, TNI Polri bersatu padu pasti menghentikannya. Bapak Presiden Jokowi juga beberapa kali mendapat surat terbuka dan beliau tidak ada masalah.

Poto : Keluarga Besar Setya Kita Pancasila Bersama Dewan Pembina Mayor Jenderal TNI Tatang Zaenudin.

Terlebih saat ini kesatuan bangsa amat sangat penting dan masih banyak PR kita bersama, bagaimana itu Papua sparatisme masih bercokol dan terus melakukan hal-hal yang melanggar kemanusiaan, ditambah lagi persiapan keamanan Pon di Papua Juga ketertiban keamanan di bangsa kita ini, semua itu TNI dan Polri bergandengan tangan dengan  bergotong royong, dan sebagai Rakyat kita mesti dan  harus mencintai TNI Maupun Polri dalam Porsi yang imbang,tutupnya.

(Riyo E.Nababan/Andreas Sumual)

Post a Comment

0 Comments