Dandim HSS Jawab Pertanyaan Santri Ponpes Dalam Pagar

Hulu Sungai Selatan,Suaraperjuangan.id -Pondok Dalam Pagar (Dalpa) merupakan salah satu pondok pesantren yang berada di wilayah Kabupaten Hulu Sungai Selatan lebih tepatnya di Jl. Alfalah Kelurahan Kandangan Utara Kecamatan Kandangan Kabupaten Hulu Sungai Selatan di bawah pimpinan KH. Guru Ahmad Syairazi, yang kali ini sudah ribuan santri menuntut ilmu bukan hanya dari putra daerah bahkan sampai di luar pulau Kalimantan,Selasa (20/10).

Bupati HSS Drs. H. Achmad Fikry, MAP bersama Wakil Bupati Syamsuri Arsyad serta di damping Komandan Kodim 1003/HSS Letkol Inf Nurliwedie Nurdin Kanan dan Kapolres HSS AKBP Sugeng Priyanto, telah meninjau langsung ke Pondok Pesantren Dalam Pagar yang meresmikan beberapa bangunan gedung diantaranya Labotarium Computer, Dalpa Mart, Dalpa Medical Clinik, Café Dalpa dan Perpustakaan Darul Ulum, yang semuanya di prakasi oleh santri Ponpes Dalam Pagar.

Dengan di tandai pemotongan pita dan pelepasan balon, Bupati HSS telah meresmikan gedung serta fasilitas sarana prasarana belajar mengajar para santri.

Masih di tempat yang sama Komandan Kodim 1003/HSS menerima pertanyaan dari para santri diantara apakah seorang santri bisa menjadi seorang Tentara (TNI), dalam kesempatan tersebut sebelum menjawab pertanyaan para santri Komandan Kodim 1003/HSS memperkenalkan diri serta menceritakan riwayat pengalaman penugasan selama ini.

Pada intinya kepada seluruh warga Negara Indonesia berhak mendaftarkan diri untuk menjadi seorang Tentara, yang tentunya harus melalui beberapa proses tes mulai dari tes administrasi, kesehatan, akademik serta fisik, sehingga setelah lulus dalam pendidikan akan siap melaksankan tugas dimanapun berada, jawabnya

Ditambahkannya ada kesempatan yang baik bagi para santri kususnya para penghafal Alquran, akan lebih mudah untuk melalui tes, pasalnya akan masuk melalui program unggulan yang tentunya tidak seperti program regular, tambahnya

Komandan Kodim juga berpesan agar para santri untuk selalu menjaga kesehatan serta fisik agar pada saatnya lulus dari Pondok Dalam Pagar siap untuk mendaftarkan diri menjadi seorang TNI, pungkasnya

Dalam sambutannya Bupati menyampaikan rasa syukur yang mana Pondok Pesantren Dalam Panggar telah mampu secara mandiri membangun serta membuat sarana belajar yang kita tinjau bersama sama seperti labotarium computer sehingga para santri bisa mengikuti proses belajar mengajar malalui tehnologi, pasalnya penyetaraan ijasah paket C dan D semua melalui tes computer, ujarnya

Selain itu juga ada Dalpa Mart yang bisa memenuhi kebutuhan para santri yang ingin berbelanja, yang tidak kalah pentingnya adanya klinik Dalpa yang dimana dalam satu minggu akan hadir seorang dokter untuk memberikan pelayanan kesehatan, sehingga para santri yang ada akan selalu terkaper untuk kesehatannya, terangnya
Diakhir sambutan Bupati berpesan kepada seluruh santri agar selalu serta meningkatkan protokol kesehatan yang dimana kondisi wilayah Kabupaten Hulu Sungai Selatan masih dalam status PPKM tingkat tiga, pasalnya belum mencapai 50% masyarakat yang belum menerima vaksinasi Covid 19. Pungkasnya

Diakhir memberikan jawaban Komandan Kodim 1003/HSS mengatakan akan menyanyakan ke komando atas agar para santri di berikan kemudahan dalam mengikuti beberapa tes masuk TNI. pungkasnya

(Riyo E.Nababan)

Post a Comment

0 Comments