Bupati Taput Drs.Nikson Nababan,M.Si Resmi Buka Mubes V Sinode GEPKIN

Taput,Suaraperjuangan.id - Bupati Taput Drs. Nikson Nababan M.Si  hari ini secara resmi membuka Musyawarah Besar (Mubes) V Gereja Pantekosta Kudus Indonesia yang berlangsung di Hotel Hineni Tarutung, Senin (08/11/2021). Turut mendampingi Pimpinan Perangkat Daerah terkait.
Sebanyak 150 Peserta  terdiri dari 6 Wilayah se Indonesia  mengikuti Musyawarah Besar (Mubes) ke V Gereja Pantekosta Kudus Indonesia (GEPKIN) yang dilaksanakan selama tiga hari mulai Senin – Rabu 08-10 November 2021.

Sebelum memukul gong tiga kali, Bupati Taput mengawali sambutannya.
"Selamat datang kepada seluruh Sinodestan di Kab. Tapanuli Utara yang indah dan sejuk ini, doa dan harapan kita kiranya Mubes Sinode ini dapat berjalan dengan baik yang diikat rasa kebersamaan, persuadaraan, cinta kasih serta pengharapan," ujar Bupati Nikson mengawali.

Di kesempatan yang sama, Bupati Nikson dalam sambutannya memberi apresiasi kepada GEPKIN. Menurutnya, GEPKIN telah sangat membantu pemerintah dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat dan peradaban hidup bersama, serta kerjasama, peran serta dan perhatian yang telah diberikan selama ini terhadap pelaksanaan program pembangunan di Kabupaten Taput terutama untuk melakukan pembinaan umat dalam mengembangkan kehidupan yang lebih beriman ditengah-tengah masyarakat.

"Sebagai Kepada Daerah, sebagai pemerintah, saya menyampaikan terima kasih, apresiasi saya yang sebesar-besarnya kepada GEPKIN yang tidak menjadikan gereja sebagai rumah ibadah semata, tetapi juga menjadikan gereja sebagai pusat aktifitas sosial, sebagai pusat pengembangan masyarakat yang menjadi faktor penting kita untuk upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat, meningkatkan peradaban hidup kita bersama," ujar Bupati Nikson menambahi.

Bupati Nikson berharap melalui Mubes V GEPKIN betul-betul mampu menggali, membahas, mendiskusikan, memusyawarahkan dan pada akhirnya memutuskan, menyepakati rumusan-rumusan program yang tentu akan ditindaklanjuti oleh semua kita dalam upaya menjadikan gereja sebagai pusat kegiatan dalam meningkatkan kesejahteraan bersama.

(Riyo E.Nababan)

Post a Comment

0 Comments